Sekilas Wisata Yang Wajib Di Kunjungi Di Cirebon Dan Kuningan

Sekilas Wisata Yang Wajib Di Kunjungi Di Cirebon Dan Kuningan

Sekilas Wisata Yang Wajib Di Kunjungi Di Cirebon Dan Kuningan

RENTAL MOBIL CIREBON MURAH: Rental Mobil Jazz, Freed, Yaris Murah Cirebon, Ind...: RMCM menyediakan sewa / rental mobil cirebon Jazz, Freed, Yaris untuk wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Dengan Mobil Terbaru, Bersih, Terawat Driver Yang Profesional Dan Bebas Bau Asap Rokok
Harga Terjangkau Langsung Saja Call Adrian Rent Car 081222254580

sekilas wisata yang wajib di kunjungi di cirebon dan kuningan


Cirebon adalah salah satu kota tertua di Pulau Jawa. Anda dapat mengunjungi sejumlah tempat wisata di Cirebon dengan kekayaan historis dan pesona kebudayaan masa lampaunya yang menarik. Sebagai salah satu kota tua di Pulau Jawa yang berdiri sejak 2 April 1482 ketika Sunan Gunung Jati menyatakan bahwa Cirebon lepas dari kerajaan Sunda Pajajaran, Cirebon pernah menjadi pusat peradaban Islam diNusantara.
Secara geografis, Cirebon terletak di jalur sibuk antara wilayah Barat dan Timur pulau Jawa. Inilah potensi geografis yang menjadikan Cirebon sebagai jalur distribusi ekonomi dan pertanian yang strategis. Cirebon saat ini berkembang dengan pesat, dengan kondisi infrastruktur yang memadai dan membaik hari demi hari. Anda akan sangat mudah menjangkau berbagai tempat wisata Cirebon yang menarik untuk dikunjungi. Tersedia banyak taksi, angkot, hingga becak yang siap mengantarkan Anda untuk mengelilingi kota Cirebon. Menikmati kuliner Cirebon adalah salah satu kegiatan wisata yang sayang untuk dilewatkan selain pula membeli batik Cirebonan yang terkenal itu di Kampung Batik Trusmi.

Tempat Wisata di Cirebon

Ada banyak tempat-tempat menarik di Cirebon. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah sejumlah tempat wisata di Cirebon paling menarik dan patut Anda kunjungi tatkala berada di Cirebon.
Keraton Kasepuhan di Cirebon
Keraton Kasepuhan di Cirebon

1. Keraton Kasepuhan

Inilah keraton paling megah di Cirebon, kondisinya sangat terawat. Keraton Kasepuhan ini dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati). Terdapat museum di dalamnya, berisi aneka benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Dahulu, nama keraton ini adalah Keraton Pakungwati sebagai bentuk penghormatan kepada Pangeran Mas Mochammad Arifin yang juga bergelar Panembahan Pakungwati I.
Sebagai sebuah tempat wisata di Cirebon yang sarat akan nilai sejarah, Anda akan dibawa pada suasana Cirebon tempo dulu tatkala menginjakkan kaki di Keraton Kasepuhan ini. Akulturasi budaya yang begitu kental dapat Anda temukan di berbagai lokasi dalam keraton, tidak saja antara kebudayaan Jawa dengan Sunda, melainkan juga dengan berbagai kebudayaan di dunia, seperti Cina, India, Arab, dan Eropa.
Keberadaan dua patung macan putih di gerbang keraton melambangkan bahwa Kesultanan Cirebon merupakan penerus Kerajaan Padjajaran serta memperlihatkan pengaruh agama Hindu pada masa itu. Gerbang yang menyerupai pura di Bali, ukiran daun pintu gapura yang bergaya Eropa, pagar Siti Hingilnya dari keramik Cina, serta tembok bata merah khas Jawa yang mengelilingi keraton merupakan fakta akulturasi tersebut.
Di halaman belakang, Anda dapat melihat taman istana dan beberapa sumur dari mata air yang dianggap keramat dan membawa berkah. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Keraton Kasepuhan sebesar Rp 8 ribu per orang.
Taman Sari Gua Sunyaragi di Cirebon
Taman Sari Gua Sunyaragi di Cirebon

2. Taman Sari Gua Sunyaragi

Tempat wisata Cirebon yang satu ini adalah sebuah kawasan cagar budaya dengan luas area 1.5 hektar yang dibangun pada tahun 1703 oleh Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon. Di sinilah tempat bertapa dan beristirahat Sultan Cirebon dan keluarganya. Oleh karenanya, terkenal dengan sebutan Sunyaragi. Sunya artinya sepi, Ragi artinya raga, atau tempat untuk bermeditasi (menyepi).
Di area objek wisata Cirebon ini, terdapat sekitar 18 bangunan kuno yang secara arsitektural adalah perpaduan antara Indonesia klasik dan China pada setiap ornamen bangunan. Inilah daya tarik tempat wisata di Cirebon yang satu ini. Selain para penyuka tempat-tempat bersejarah, para pecinta fotografi juga menyukai kawasan Taman Sari GuaSunyaragi dengan kondisi yang artistik. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Taman Sari Gua Sunyaragi sebesar Rp 10 ribu per orang, terbuka untuk umum sejak pukul 8 pagi hingga 4 sore
Banyu Panas Palimanan
Banyu Panas Palimanan

3. Banyu Panas Palimanan

Banyu Panas Palimanan adalah tempat pemandian air panas di Cirebon yang ramai dikunjungi, terlebih di saat akhir pekan dan hari libur. Tempat wisata di Cirebon yang satu ini berada dalam wilayah sebuah pabrik semen, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa. Oleh sebab itu, Anda harus melewati pos penjagaan yang ada di pabrik tersebut untuk dapat masuk. Warna hijau pepohonan dan abu-abu batuan kapur Gunung Kromong cukup dominan di kawasan pemandian air panas ini.
Banyu Panas Palimanan dikenal masyarakat Cirebon dengan sumber air yang memiliki kandungan belerang cukup tinggi, sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tersedia berbagai jenis kolam mandi, dengan ketersediaan kamar bilas, kamar ganti, dan toilet. Untuk dapat masuk ke lokasi pemandian, Anda harus membayar tiket masuk Banyu Panas Palimanan sebesar Rp 4.500 per orang. Untuk berendam air panas, Anda akan dikenai tarif sebesar Rp 6 ribu per orang.
Masjid Agung Sang Cipta Rasa
Masjid Agung Sang Cipta Rasa

4. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Inilah masjid agung di Cirebon, terletak di dalam kompleks Keraton Kasepuhan, persis bersebelahan dengan alun-alun keraton. Masjid agung ini pada awalnya bernama Masjid Pakungwati, mengikuti nama keraton yang dahulu bernama Keraton Pakungwati. Inilah juga masjid yang dibangun oleh para wali pada masa Sunan Gunung Jati memerintah sebagai sultan pertama di Kesultanan Cirebon. Pada lokasi mihrab, terdapat tiga buah batu tegel lantai khusus yang dulu dipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, dan Sunan Kalijaga.
Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah landmark yang menarik di Cirebon, dengan sembilan pintu yang menyimbolkan Wali Songo. Pintu masuk ke bangunan utamanya yang sungguh kecil membuat Anda harus membungkuk untuk masuk, inilah filosofi penghormatan untuk masuk ke rumah Allah. Konon, Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah pasangan dari Masjid Agung di Demak. Di masa ketika pembangunan Masjid Agung Demak dilakukan, Sunan Gunung Jati meminta izin untuk membangun pasangannya di Cirebon
Keraton Kanoman Cirebon
Keraton Kanoman Cirebon

5. Keraton Kanoman

Keraton Kanoman pada awalnya adalah pusat peradaban Kesultanan Cirebon yang dalam perjalanan kesultanan akhirnya terpecah menjadi Keraton Kanoman, Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabon. Dibangun oleh Pangeran Mohamad Badridin atau Pangeran Kertawijaya, yang bergelar Sultan Anom I pada tahun 1588, Keraton Kanoman ini adalah salah satu tonggak sejarah kota Cirebon dan perkembangan Islam di Cirebon.
Di keraton ini, terdapat museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah, seperti Kereta Perang Paksi Naga Liman dan Kereta Jempana. Kereta Paksi Naga Liman memiliki dua sayap di kanan kiri. Inilah simbol paksi atau burung atau buroq yang mewakili kebudayaan Islam. Badan serta wajah kereta mirip naga bertanduk (China), tetapi memiliki belalai seperti gajah (Hindu). Di keraton ini, juga akan Anda jumpai piring-piring porselen asli Tiongkok yang menjadi penghias dinding. Di masa lampau, akulturasi kebudayaan dunia terjadi di Cirebon.
Untuk sampai di tempat wisata Cirebon yang satu ini, Anda harus menyusuri pasar kanoman hingga akhirnya menemukan keraton. Anda akan dikenakan biaya masuk Keraton Kanoman sebesar Rp 5 ribu per orang.
Taman Wisata Siwalk
Taman Wisata Siwalk

6. Taman Wisata Siwalk

Taman Wisata Siwalk ini terletak di desa Setu Patok, Kec. Mundu, berjark sekitar 8 km dari jalur utama Pantura Mundu. Objek wisata Cirebon yang satu ini berdiri di atas lahan seluas 175 hektar, dikelilingi perbukitan kecil dan hamparan sawah hijau. Pemandangan indah dan alami adalah daya tarik dari taman yang sering dijadikan sebagai salah satu tempat outbond di Cirebon yang disukai.
Ada banyak wahana permainan di tempat wisata Cirebon ini, di antaranya ATV, flying fox, zona petualangan, speed boat, pemancingan, hingga kolam renang. Menyew perahu getek untuk menikmati panorama indah di Setu Patok adalah cara lain yang menarik untuk dilakukan di area wisata ini. Tak ayal, destinasi wisata di Cirebon ini sungguh menarik untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata keluarga di Cirebon. Jika Anda menyukai olahrga golf, Anda dapat memainkannya di Taman Wisata Siwalk. Untuk dapat masuk kawasan wisata, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Taman Wisata Siwalk sebesar Rp 3 ribu per orang.
Kerajinan Batik Trusmi di Cirebon
Kerajinan Batik Trusmi di Cirebon

7. Kerajinan Batik Trusmi

Inilah sentra produksi batik di Cirebon, berlokasi di desa Trusmi Plered. Batik Trusmi adalah pula salah satu ikon batik dalam koleksi kain nasional. Nama Trusmi adalah nama seorang tokoh yang konon merupakan murid dari Sunan Gunung Jati, yaitu Ki Gede Trusmi, yang mengajarkan Islam kepada penduduk sekaligus cara membatik.
Jika Anda datang ke tempat batik Cirebon ini, Anda akan dapat menemukan jenis batik pesisir dan batik keraton. Hal ini terkait erat dengan eksistensi dua buah keraton di Cirebon, yakni Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebonan Klasik yang hingga sekarang masih dikerjakan oleh sebagian masyarakat desa Trusmi, diantaranya seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas, Sawat Penganten, Katewono, Gunung Giwur, Simbar Menjangan, Simbar Kendo, dan lain-lain.
Produksi batik Cirebonan terdiri dari batik Tulis, batik Cap, dan batik kombinasi tulis cap. Tempat wisata di Cirebon yang satu ini adalah salah satu yang disukai oleh banyak wisatawan yang ingin berburu batik Cirebon dengan harga yang lebih murah dan berkualitas.
Taman Ade Irma Suryani
Taman Ade Irma Suryani

8. Taman Ade Irma Suryani

Taman yang dahulu bernama Taman Traffic Garden Cirebon ini berlokasi persis di pinggir laut pantai utara Cirebon, letaknya berdampingan dengan pelabuhan Cirebon. Pesona tempat wisata Cirebon yang satu ini terletak pada ketersedian berbagai permainan anak-anak, kebun binatang, wisata pantai, hingga hiburan berupa acara musik di hari Minggu yang didukung banyak artis terkenal. Inilah sebab mengapa Taman Ade Irma Suryani adalah salah satu destinasi wisata keluarga di Cirebon yang populer.
Daya tarik taman ini bahkan tak jarang mencatatkan kunjungan wisatawan dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Berdiri di areal lahan seluas 2.5 hektar, taman yang adalah pula ruang terbuka hijau di Cirebon ini sedang berbenah untuk menjadi salah satu destinasi favorit di Cirebon. Pengembangan Taman Lalu Lintas di taman ini adalah salah satu pilihan yang sedang dikerjakan dan menjadi bagian yang integral terhadap pembangunan sarana perhotelan dan kawasan wisata air di tempat wisata Cirebon yang satu ini.
Kuningan adalah sebuah kota yang berada di lereng Gunung Ciremai dan tidak jauh dari Cirebon. Sebagai daerah yang berada di ketinggian, Kuningan memiliki banyak tempat wisata yang bernuansa pegunungan. Suasana pedesaan yang asri dan udara segar yang sejuk menjadi andalan kota ini untuk memperkenalkan tempat wisata di Kuningan.

Salah satu kabupaten di Jawa Barat ini memiliki beberapa tempat wisata populer yang sering dikunjungi wisatawan. Tidak hanya wisata alam tetapi juga wisata sejarah ada di sini. Berikut ulasan mengenai tempat wisata di Kuningan yang paling sering dikunjungi.

1. Gedung Perundingan Linggajati


Wisata Kuningan - Gedung Perundingan Linggajati
Source
Bangunan ini menjadi salah satu saksi sejarah terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia. Di tempat inilah terjadi perundingan antara Indonesia dan Belanda mengenai pengakuan kedaulatan negara Indonesia. Perjanjian ini dikenal dengan Perjanjian Linggajati.

Tempat bersejarah ini berada di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus. Gedung ini terletak di kaki Gunung Ciremai di bagian tenggara. Menurut sejarah, pada masa pendudukan Jepang gedung ini direbut dan dijadikan Hyokai Ryokai pada tahun 1942. Kemudian pada tahun 1945 gedung ini direbut kembali oleh pejuang Indonesia dan mengubahnya menjadi markas BKR untuk selanjutnya menjadi Hotel Merdeka.

Pada tahun 1985 anak pemilik rumah Dr. Willem van Os dan Joty Kulve-van Os memperjuangkan gedung ini menjadi cagar budaya dan mengubah namanya menjadi Gedung Perundingan Linggajati. Mendatangi gedung ini akan mendapatkan pengetahuan sejarah mengenai perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah.

Tidak hanya belajar, di tempat ini pengunjung dapat menikmati suasana pegunungan yang asri dan sejuk. Taman yang bersih dan hijau sangat nyaman dijadikan tempat piknik keluarga. Itu sebabnya gedung ini menjadi salah satu tempat wisata di Kuningan yang sering dikunjungi.

2. Sangkanhurip Alami


Wisata Kuningan - Sangkanhurip Alami
Source
Tempat ini adalah sebuah pemandian air panas yang memiliki air hangat beryodium. Pengunjung yang datang berendam di pemandian tidak sekedar mendapatkan kesegaran, tapi juga mendapatkan kesehatan. Wisatawan dapat berendam di kolam terbuka atau di ruangan khusus yang disediakan pengelola. Bagi anak-anak yang ingin berenang dapat menggunakan kolam renang khusus anak-anak yang dilengkapi arena seluncur berbentuk naga.

Sangkanhurip terletak di lokasi yang strategis, yaitu tidak jauh dari pusat kota dan berada di kawasan wisata. Bagi pengunjung yang datang dari luar kota dapat dengan mudah menemukan hotel dan penginapan yang berjajar di sepanjang jalan. Berbagai warung makan dengan menu beragam juga tersedia di sekitar pemandian air panas Sangkanhurip Alami.

3. Ikan Dewa dan Sumur 7 Cibulan


Wisata Kuningan - Ikan Dewa dan Sumur 7 Cibulan
Source
Tempat wisata di Kuningan ini dapat ditemukan di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana. Kolam Ikan Dewa dan Sumur Tujuh Cibulan adalah sebuah objek wisata yang menyajikan suasana alam berpadu dengan keunikan tempat tersebut. Kolam Ikan Dewa adalah sebuah kolam yang dihuni ikan Kanra Bodas atau lebih dikenal dengan ikan Dewa.

Menurut cerita yang beredar, ikan-ikan tersebut dibawa oleh murid-murid Walisongo yang datang ke Cibulan. Para murid juga meninggalkan tujuh sumur yang digunakan sebagai tempat berwudhu. Tujuh sumur tersebut berdiri mengelilingi petilasan yang diyakini penduduk sekitar sebagai tempat bersemedi Prabu Siliwangi.

4. Curug Putri


Wisata Kuningan - Curug Putri
Source
Air terjun ini masih berada di lokasi Taman Nasional Gunung Ciremai. Jika Anda datang ke tempat ini tidak untuk mendaki, gunakan waktu liburan untuk menikmati pemandangan di Curug Putri yang berada di wisata alam Palutungan. Merasakan segarnya air terjun dengan bermain di telaga layak dicoba ketika berlibur bersama keluarga atau teman.

Dengan waktu 10 menit dari pintu masuk Palutungan dan menuruni beberapa anak tangga Anda akan menemukan pemandangan Curug Putri. Jika ingin bermain air di air terjun besar, cukup menyeberangi sungai kecil dan sedikit mendaki di tanjakan. Air terjun dengan ketinggian 12 meter akan memberikan kesejukan dan kesegaran air pegunungan. Tempat wisata di Kuningan ini lebih cocok dikunjungi bersama teman-teman, sebab dengan medan yang tidak rata, agak sulit jika membawa anak-anak kecil.

5. Taman Purbakala Cipari


Wisata Kuningan - Taman Purbakala Cipari
Source
Tempat wisata di Kuningan tidak hanya memberikan keindahan alam untuk dinikmati, namun juga menyimpan mitos yang masih dipercaya penduduk sekitar. Salah satunya adalah Taman Purbakala Cipari yang merupakan sebuah peninggalan manusia prasejarah di masa Megalithikum. Objek wisata ini memberikan pengetahuan sejarah perkembangan peradaban manusia.

Taman ini terletak di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur. Tempat ini menjadi bukti peradaban manusia prasejarah di Kuningan. Di area seluas 6.364 meter persegi ditemukan beberapa benda peninggalan seperti tiga peti kubur batu yang berisi bekal kubur berupa kapak batu, gelang batu, dan gerabah.

Di taman ini juga dapat ditemukan tanah lapang berbentuk lingkaran yang berdiameter sekitar enam meter yang dibatasi susunan batu sirap. Tempat ini disebut Batu Temu Gelang dan dipercaya sebagai tempat upacara yang berhubungan dengan arwah para leluhur, serta sebagai tempat bermusyawarah.

6. Lembah Cilengkrang


Wisata Kuningan - Lembah Cilengkrang
Source
Objek wisata ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dan lokasinya berbatasan dengan Desa Pajambon, Kecamatan Kratamulya. Tempat wisata di Kuningan ini menyajikan pemandangan alam yang masih asri dengan dataran lembah yang bisa dijadikan bumi perkemahan. Di sini juga dapat ditemukan air terjun yang bisa dijadikan tempat bermain air. Tidak jauh dari air terjun terdapat sumber mata air panas yang bisa digunakan untuk mandi.

Dengan semua kelengkapan tempat wisata, Lembah Cilengkrang bisa menjadi pilihan tepat untuk tempat rekreasi keluarga. Akses menuju tempat ini juga tidak terlalu sulit karena masih dalam satu kawasan Taman Nasional.

7. Telaga Remis


Wisata Kuningan - Telaga Remis
Source
Telaga Remis berasal dari kata ‘remis’ yang dalam pengertian setempat adalah nama sejenis kerang yang berwarna kuning dan hidup di sekitar telaga. Pemandangan yang ditawarkan di sini adalah bentangan alam pepohonan berwarna hijau dan tenangnya air telaga.

Tempat wisata di Kuningan ini ada di lokasi Desa Kaduela. Tempat ini cocok sebagai tempat relaksasi karena suasananya tenang dan sejuk. Kesegaran udaranya juga menyehatkan badan yang sekian lama terkena polusi udara dari kota besar.

8. The Mountain Recreation Park


Wisata Kuningan - The Mountain Recreation Park
Source
Sekarang di Kuningan tersedia wahana rekreasi keluarga berupa taman air yang bernama The Mountain Recreation Park. Di sini disediakan fasilitas kolam renang yang bisa digunakan untuk anak-anak dan orang dewasa. Khusus untuk kolam anak dibangun wahana permainan di tengah kolam berupa seluncuran.

Untuk menuju tempat ini cukup mudah, karena akses jalan yang ada sudah cukup bagus dan letaknya tidak jauh dari kota. Wahana air ini terletak di Jalan Cirendang-Cigugur, Meskipun terhitung baru taman rekreasi ini bisa menjadi pilihan tempat wisata di Kuningan yang layak dicoba. Sangat cocok sebagai tempat wisata keluarga terutama yang membawa anak-anak kecil.

Demikian beberapa tempat wisata di Kuningan yang layak dipertimbangkan sebagai tujuan wisata untuk rencana liburan berikutnya. Selamat berlibur.

Untuk anda yang membutuhkan jasa layanan rental mobil untuk berbagai macam kebutuhan anda, anda bisa menghubungi kami segera di :



Rental Mobil Cirebon Murah
Perumahan Lobunta D 21 No 11
Kel. Harjamukti Kec. Mundu Kab. Cirebon

No HP: 081 2222 54 580



Add caption



1 Komentar untuk "Sekilas Wisata Yang Wajib Di Kunjungi Di Cirebon Dan Kuningan"

ayo buruan pesan sekarang
call 081222254580

Back To Top